Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Matangkan Riset Indeks Kualitas Program Siaran Periode II Tahun 2020.

 

Jakarta – Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Yuliandre Darwis mengatakan sebagai program prioritas KPI kegiatan riset ini telah menjadi salah satu program prioritas nasional yang ditetapkan KPI bersama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Tujuan riset ini ialah mendapatkan data kualitatif yang nantinya dapat menjadi bahan alternatif atau pertimbangan lembaga penyiaran ketika membuat program acara.

“Untuk riset kedua ini sedang kami matangkan, mengawal ranah penyiaran demi kepentingan publik menjadi prioritas utama kita,” ujar Yuliandre saat di temui di kantornya, Senin (19/10) sore.

Lebih jauh, Yuliandre mengatakan melibatkan ahli pada 12 perguruan tinggi negeri se-Indonesia dalam riset ini untuk mengukur sejauh mana indeks konten siaran yang nantinya akan menghiasi layar kaca atau pun radio. Dengan situasi covid-19 ini, pria yang akrab disapa Andre sekaligus sebagai PIC dalam riset ini menegaskan tidak ada pelonggaran dari kategori riset yang nantinya menjadi indikator penelitian. Dirinya mengklaim bahwa riset ini tetap berjalan dengan koridor yang telah di tentukan bersama para ahli di perguruan tinggi.

“Pentingnya riset ini untuk tetap dijalankan karena masyarakat, kalangan industri dan juga akademisi harus mengetahui hasil dari evaluasi terhadap program acara. Hasil riset ini dapat dijadikan referensi bagi semua pihak seperti sebagai pedoman atau panduan bagi masyarakat untuk menonton siaran.” Katanya.