Sidang Paripurna DPR RI Sahkan 9 Anggota Komioner KPI Terpilih Periode 2019 - 2022

Sidang Paripurna DPR Sahkan 9 Anggota Komioner KPI Terpilih Periode 2019 - 2022

Jakarta - Sidang paripurna ke-22 masa persidangan kelima mengesahkan sembilan komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) periode 2019-2022. DPR menyetujui sembilan komisioner yang telah menjalani uji kelaikan dan kepatutan di Komisi I.

Dalam keterangan salah satu anggota KPI terpilih, Yuliandre Darwis mengatakan terpilih menjadi anggota KPI merupakan sebuah amanah besar yang harus ditunaikan. Tidak lagi bersifat pribadi, menjadi anggota KPI adalah sebuah kewajiban untuk mengabdikan diri  untuk mewujudkan masyarakat bangsa Indonesia mempunyai wawasan yang luas dari aspek penyiaran.

Yuliandre Darwis yang merupakan anggota KPI petahana dari periode sebelumnya menegaskan, akan melakukan sebuah perubahan didunia penyiaran, namun bukan berarti untuk membatasi ide dan kreativitas anak bangsa demi melahirkan konten – konten yang berfariatif di media Indonesia.

 “Tugas mulai menanti kami, tuntutan masyarakat akan terciptanya siaran yang menyehatkan menjadi tantangan tersendiri untuk kami lakukan ke depan. Kami mohon doa serta dukungan dari amsyarakat Indonesia agar amanah yang baru kami terima ini dapat tertunaikan dengan baik,” ucapnya setelah menghadiri Sidang Paripurna di Kompleks DPR RI, Jakarta (16/7)

Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI, Satya Yudha mengatakan pada 10 Juli, Komisi I DPR menggelar rapat internal untuk menetapkan sembilan anggota KPI Pusat periode 2019-2022, setelah sebelumnya menempuh cara musyawarah mufakat. Dia berpesan agar sembilan anggota KPI periode 2019-2022 tersebut dapat melaksanakan tugas secara profesional, bertanggung jawab, menghindari penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang.

Sembilan nama tersebut adalah Nuning Rodiyah, Mulyo Hadi Purnomo, Aswar Hasan, Agung Suprio, Yuliandre Darwis, Hardly Stefano, Irsal Ambia, Mimah Susanti, dan Mohammad Reza. Laporan dibacakan oleh Wakil Ketua Komisi I Satya Yudha.